Jantung Bocor Tak Harus Biru

September 1, 2006 at 2:15 am 97 komentar

Jika berat badan balita Anda susah naik, berhati-hatilah. Siapa tahu ia menderita kelainan jantung bawaan. Pemeriksaan dini dan tindakan tepat dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kita tahu, jantung merupakan pompa berotot yang berfungsi mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Dulu Aristoteles mengira, jantung memiliki tiga ruangan karena ia memeriksa jantung katak dan kadal. Namun, seperti yang sudah pernah kita pelajari di bangku sekolah, di dalam jantung ada empat ruang. Di sebelah atas ada serambi kanan dan kiri, di bagian bawah ada bilik kanan dan kiri juga. Serambi berdinding tipis dan sempit, sedangkan bilik sebaliknya. Antara serambi dan bilik ada katup searah yang menjaga agar darah yang sudah berpindah tidak berbalik arah.

Sebagai pompa, jantung bekerja tanpa lelah. Melalui bilik kiri ia memompakan darah dari paru-paru yang kaya oksigen ke seluruh tubuh. Setelah darah mengirimkan oksigen yang diperlukan tubuh, ia berkumpul di serambi kanan untuk seterusnya masuk bilik kanan. Dari sini darah kotor tadi dipompa ke paru-paru untuk dibersihkan.

Begitulah siklus normal jantung yang terlihat monoton tapi sebentar berhenti saja bikin kita kelimpungan. Meski darah yang keluar dari bilik sedikit, sekitar 70 ml, tapi karena bekerja seharian, maka total darah yang dipompa dari bilik-bilik itu bisa mencapai 10.000 – 15.000 l darah.

Masalahnya, pada beberapa orang siklus tadi terganggu akibat adanya kebocoran. Bocornya bisa terjadi antarbilik atau antarserambi, bisa pula sebelum masuk ke jantung sudah terjadi kebocoran. Beberapa orang yang mengalami kebocoran jantung itu ada yang mampu bertahan ada yang menyerah.

 

Tidak efisien

Jantung bocor ini kebanyakan menimpa anak-anak. Dari data Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dari 1.000 kelahiran di berbagai daerah, 6 – 7 di antaranya mengidap kelainan jantung bawaan (kompas.com). Kebanyakan bayi yang lahir dengan kelainan jantung itu meninggal sebelum berusia satu tahun. Sedangkan bayi yang bisa diselamatkan melalui pembedahan hanya 800 – 900 kasus per tahun, yang sebagian besar dilakukan di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita.

Banyak penyebab mengapa bayi-bayi itu lahir dengan kelainan jantung bawaan, terutama pada trimester pertama yang merupakan masa krusial bagi pembentukan jantung. Jika ibu si janin berusia di atas 40 tahun menderita penyakit kencing manis, campak, darah tinggi, serta merokok saat janin berusia tiga bulan, maka ada kemungkinan jantung janin mengalami kelainan. Faktor lain yang dapat mengganggu pembentukan jantung pada trimester pertama antara lain paparan sinar rontgen, trauma fisik dan jiwa, minum jamu atau pil kontrasepsi, serta faktor keturunan.

Menurut dr. Linda Lison, Sp.JP, FACC, FESC, ada beberapa macam kebocoran jantung dilihat lokasinya. Misalnya, ventrikel septal defect (VSD, kebocoran di bilik), atrial septal defect (ASD, kebocoran terjadi di serambi), dan paten ductus arterious (PDA, kebocoran di aorta yang menyambung ke pulmonal). Kelainan lain adalah transposition great artery (TGA), tetralogi fallot, pulmonalis stenosis/atresia, ebstein anomali, serta kebocoran pada katup-katup jantung.

Pada ASD kebocoran yang terjadi menyebabkan sejumlah darah kaya oksigen mengalir dari serambi kiri ke kanan. Darah ini kemudian dipompa ke paru-paru meski sudah dibersihkan sebelumnya. Dengan begitu kerja jantung menjadi tidak efisien. Pada kebanyakan penderita tidak timbul gejala berarti. Kalaupun ada gejala, wujudnya antara lain cepat capek maupun gangguan pertumbuhan dan perkembangan.

VSD mirip dengan ASD, cuma lokasinya yang berbeda, yakni di bilik. Masalahnya bagian ini merupakan ruang pemompaan, sehingga tambahan darah membuat kerja pompa juga bertambah. Tekanan darah bisa meninggi pada saluran menuju paru-paru. Jika terus-menerus terjadi, akan menimbulkan kerusakan pada dinding pembuluh darah.

Yang patut diwaspadai adalah TGA. Pada kasus ini, aorta dan pulmonal terbalik. Aorta menerima darah kotor dari bilik kanan, tapi bukannya dibersihkan di paru-paru, darah ini malah diedarkan kembali ke seluruh tubuh. Begitu juga dengan pembuluh pulmonari yang menerima darah bersih tapi dikembalikan ke paru-paru.

Gejala yang timbul pada jenis kebocoran tadi sangat tergantung besar-kecilnya lubang kebocoran. Jika cukup besar, bisa menimbulkan gangguan pertumbuhan. Bicara soal gejala, perlu diingat bahwa tidak semua kelainan jantung bawaan ini memunculkan gejala warna biru. Soalnya, kelainan ini dibagi dua golongan: nonsianotik yang tidak menimbulkan gejala biru (contohnya ASD dan VSD) dan sianotik yang menimbulkan gejala biru (misalnya tetraologi fallot dam astresia tricuspid).

Ketidakmunculan tanda-tanda biru terjadi lantaran darah kotor dari bilik kanan tidak beredar ke seluruh tubuh. Sebaliknya, darah bersih dari jantung kiri menyeberang ke kanan dan menuju paru-paru. Bila lubang masih sempit, umumnya bayi tidak memperlihatkan keluhan.

Sebaliknya, badan (bibir, lidah, kuku) menjadi biru – terutama bila menangis – terjadi jika darah kotor (kurang oksigen) mengalir ke sirkulasi darah bersih. Bila darah kotor itu sampai memasuki organ-organ penting seperti otak, penderita akan mengalami sesak napas disertai kejang, bahkan dapat berakhir menghadap Sang Khalik. Namun, kebiruan itu umumnya baru tampak setelah bayi berumur beberapa minggu atau bulan.

Hati-hati infeksi

Sebenarnya, kelainan jantung bocor bisa dideteksi sejak awal. “Saat ini sudah ada tes fetal echokardiografi selama hamil,” tutur staf kardiologi di RS PIK dan Pluit Jakarta ini. Para ibu hamil diharapkan pula untuk menjaga kondisi kesehatannya, tidak mengonsumsi obat serampangan, serta tidak merokok.

Soalnya, kalau jantung sampai bocor, mau tidak mau tindakan yang dilakukan adalah operasi. Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, operasi sudah bisa dilakukan tanpa pembedahan. Menurut Linda, umumnya operasi dilakukan saat usia bayi sekitar tiga bulan. Namun, jika keadaan mendesak, operasi bisa dilakukan segera, berapa pun umur si bayi.
Tindakan yang dilakukan bisa sekadar mengikat arteri pada kasus PDA, atau penutupan lubang tanpa operasi pada ASD atau VSD. Metode ini dilakukan dengan penutupan permanen seumur hidup seperti pemasangan payung untuk menutup lubang yang bocor. Hanya saja tindakan harus dilakukan ketika penderita sudah besar. Penanganan sejak usia dini akan mencegah persoalan serius di kemudian hari.

Pada VSD terkadang lubang akan menutup sendiri seiring bertambahnya usia. Namun, jika lubangnya besar, dianjurkan untuk ditutup sebelum usia prasekolah. Tujuannya, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Biasanya, lubang ditutup dengan tambalan khusus atau terkadang dijahit. Jika lubang sudah tertutup, maka sirkulasi darah menjadi normal.

Setelah operasi dilakukan, masih diperlukan beberapa pengecekan agar tindakan berjalan sebagaimana mestinya. Jika diperlukan, dokter jantung akan memantau dengan serangkaian tes seperti elektrokardiogram atau echokardiogram. “Tidak ada pantangan berarti, kecuali pada hipertensi paru-paru di mana pasien tidak boleh terlalu capek,” kata Linda.

Terkadang jantung bocor ini terbawa sampai dewasa, tanpa dilakukan penanganan untuk menambalnya. Soal berbahaya atau tidak, Linda hanya mengatakan, “Yang kita takutkan kalau sampai terjadi infeksi jantung. Kalau ada tindakan, seperti cabut gigi atau operasi bedah perlu digunakan antibiotika.” Atau bisa juga yang tadinya masuk jenis penyakit jantung yang tidak biru berubah menjadi biru.

Repot memang. Sebab, yang bermasalah itu organ yang sangat vital sih!

boks

MEMPERBAIKI SALAH LETAK

Pada pasien dengan TGA, mau tidak mau harus ada koreksi seawal mungkin. Banyak bayi menjalani operasi kateterisasi untuk menyingkat waktu dan menunda pembedahan sampai mereka bisa mengurus dengan lebih baik. Prosedur ini dilakukan dengan memperbesar sambungan antara serambi kiri dan kanan. Tujuannya, membuat darah bercampur sehingga darah kotor dan bersih bisa dipompa ke arah yang benar.

Ada dua jenis operasi yang bisa memperbaiki TGA. Pertama membuat saluran di antara serambi. Ini akan mengalihkan darah kaya oksigen ke bilik kanan dan aorta, sedangkan darah kotor atau miskin oksigen menuju bilik kiri dan arteri pulmonari. Tindakan ini dikenal dengan istilah prosedur Mustard atau Senning. Jenis kedua dikenal dengan operasi arterial switch. Aorta dan arteri pulmonari dikembalikan ke posisi normal mereka. Aorta disambungkan ke bilik kiri, dan arteri pulmonari ke bilik kanan.

Sehabis operasi masih diperlukan pemantauan. Mereka pun tidak dianjurkan untuk olahraga kompetisi. Problem yang timbul mungkin penurunan denyut atau fungsi katup pada operasi Mustard atau Senning. Soalnya, bilik kanan memompa darah ke seluruh tubuh selain ke paru-paru. Tidak ada halangan bagi wanita dengan TGA yang dioperasi untuk hamil. Hanya berhati-hati jika muncul aritmia.

(Sumber: Intisari September 2006)

Entry filed under: Kesehatan. Tags: .

Willy, Hati-hati Hepatitis C! Mereka Selamat dari Gempa

97 Komentar Add your own

  • 1. Nurlatifah  |  Juni 2, 2007 pukul 12:55 am

    Apakah penderita penyakit jantung bocor yang sudah berusia remaja bisa sembuh?. Apa melakukan operasi aalah satu2 nya jalan untuk penyembuhan penyakit ini?

    Balas
  • 2. Nur Isiyana Wianti  |  Desember 3, 2007 pukul 11:46 am

    Anak pertama saya menderita PDA (usia 4 bulan), Alhamdulillah tanggal 19 November lalu, anak saya menjalani operasi post ligasi PDA di rumah sakit Pusat Jantung Harapan Kita. Sekarang anak saya sudah mulai kencang minum susunya, dan lahap kalo di beri makan. Semoga anak saya bisa sembuh total, dan bisa hidup normal seperti anak-anak normal lainnya. Terima kasih kepada tim bedah anak saya, ucapan khusus saya sampaikan kepada dr. Poppy Roebiono, SpJP. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan Hidayah kepada para dokter yang menyembuhkan anak saya.

    Balas
    • 3. yenny  |  Juli 5, 2012 pukul 3:07 pm

      bunda, boleh minta emailnya untuk berbagi informasi, anak saya divonis VSD, email saya yenny_pangestu@yahoo.com, bunda bs email ke saya alamat email bunda jika tidak keberatan,tq

      Balas
  • 4. Anjas  |  Agustus 14, 2008 pukul 11:51 am

    Anak sy usia 6 bulan.Sore ini anak sy br pulang dari dr anak dengan keluhan batuk dan pilek, kmd dr memberitahu bahwa anak sy jantungnya mengalami kebocoran walaupun sedikit..Pertanyaan sy bagaimana cara mengecek akan gejala anak sy thd gejala kebocoran jantung ,kmd pengaruh ngak thd perkembangan anak sy, pada kedua kakinya tdp tanda biru agak besar.Dan sampai hr ini anak blm pernah mengalami gejala serius.Bs ngak lobang pada jantung tsb menutup sendiri,dan ada ngak makanam yg hrs di makan biar lobang tsb tertutup, tlg kirim balasan ke alamat email sy anjaswidisanusi@yahoo.Com, terima kasih dan sy tg balasannya ,

    Balas
  • 5. ronald  |  Agustus 29, 2008 pukul 5:30 am

    saya ada teman yg anaknya didiagnosa dr bocor jantung, dan hrs dioperasi. kpd Nur Isiyana Wianti, dan rekan2 lain, bisa kasih info gak apa2 yg hrs dilakukan. minta kontak number dong, akan saya hub. Makasih..

    Balas
  • 6. ronald  |  Agustus 29, 2008 pukul 5:31 am

    saya ada teman yg anaknya didiagnosa dr bocor jantung, dan hrs dioperasi. kpd Nur Isiyana Wianti, dan rekan2 lain, bisa kasih info gak apa2 yg hrs dilakukan. minta kontak number dong, akan saya hub. Makasih..
    p.s: ronald.napit@gmail.com

    Balas
  • 7. Jantung bocor tak harus biru | agus sur  |  Agustus 30, 2008 pukul 6:07 pm

    [...] (tulisan ini sudah saya unggah di sini) [...]

    Balas
  • 8. hanung  |  November 13, 2008 pukul 6:06 am

    beberapa waktu lalu saya baca artikel tentang jantung bocor.disitu disebutkan salah satu gejala adalah keluar keringat pada dahi meskipun udara dingin.apakah benar salah satu gejala tersebut dapat menyebabkan jantung bocor? bisakah disebutkan gejala-gejala jantung bocor yg lebih spesifik,dapat dimengerti oleh semua!

    Balas
  • 9. guntur  |  Desember 26, 2008 pukul 6:42 am

    Ohhh…baru tahu aku..

    Balas
  • 10. teguh  |  Januari 17, 2009 pukul 9:15 am

    saya mau tanya apakah jantung bocor sebesar 3 mm pada bayi 3 bulan bisa di sembuhkan tanpa jalan operasi? bagaimana untuk mencegahnya pada saat gejala kejang atausesak napas bisa di atasi…maksih tolong email balik saya.

    Balas
  • 11. NADI  |  Januari 28, 2009 pukul 4:08 am

    JANTUNG BOCOR

    Balas
  • 12. bahtiar  |  Februari 17, 2009 pukul 5:52 am

    Anak saya (3 bulan) mengalami kebocoran pada jantungnya sebesar 9 ml (VSD),
    1. apakah harus dioperasi, kira-kira berapa biayanya ?
    2. Apa masih bisa menutup dengan sendiri?
    Terima kasih.
    bagi yang tau mengenai masalah saya, saya tunggu jawabannya di
    (bahtiar_18@yahoo.co.id).
    terima kasih sebelumnya.

    Balas
  • 13. hidup haryadi  |  Maret 16, 2009 pukul 4:40 am

    tolong kasih tau bagaimana kalo penderita berumur remaja baru mengidap jantung bocor?apakah masih ada kesempatan untuk sembuh

    Balas
  • 14. MUSTOFA  |  Maret 19, 2009 pukul 6:57 am

    Semoga Allah memberikan mukzizatnya

    Balas
  • 15. GAMAT Obat JANTUNG BOCOR  |  Mei 18, 2009 pukul 2:24 am

    Lihat tenteng pengobatan jantung bocor di blog kami (klik nama saya) atau hub: 0811849247. Terima kasih

    Balas
  • 16. ami  |  Mei 29, 2009 pukul 1:20 pm

    Bagaimana gejala dan ciri ciri penderita jantung bocor.bagi yang tau saya tunggu jawabannya. (wiwichua@.yahoo.co.id).terima kasih atas informasi nya.

    Balas
  • 17. Neny  |  Agustus 31, 2009 pukul 5:02 am

    Anak saya (4bulan) mengalami kebocoran pada jantungnya sebesar 3.5ml dan 2,5 ml (VSD) ketahuan pada saat diimunisasi waktu umurnya 1 bulan. Sekarang masih dalam masa terapi (obat)
    1. apakah harus dioperasi, kira-kira berapa biayanya ?
    2. Apa masih bisa menutup dengan sendiri?

    bagi yang tau mengenai masalah saya, tolong bantu saya ya di email ke neny_vita@yahoo.com

    Thx

    Balas
  • 18. citra andevi  |  September 16, 2009 pukul 4:55 pm

    memang benar jika jangtung anak kita bocor bawaan sebaiknya di operasi lebih awal,jangan tuggu gede dulu biar cepat normal kembali..terima kasih rumah sakit harapan kita yang telah mengoperasi anak saya.sekarang dia sudah sembuh,terkhusus untuk pak dokternya..saat hamil tidak usah usg tiap bulan…

    Balas
  • 19. Nur Isiyana Wianti  |  September 21, 2009 pukul 4:01 pm

    Teman2 saya sangat senang untuk berbagi pengalaman…rekan2 kita bisa saling berdiskusi melalui email atau facebook saya :
    Nur Isiyana Wianti (yanthimuslim@yahoo.co.id)..saran saya secepatnya anak2 dengan kelainan jantung mendapatkan perawatan medis yang tepat..anak2 dengan kelainan jantung rentan terhadap penyakit dan infeksi…dengan penanganan yang cepat dan tepat dapat menolong jiwa anak2 kita…

    Balas
  • 20. titien  |  Oktober 18, 2009 pukul 4:27 pm

    dua tahun belakangan ini saya di fonis oleh dr bahwa jantung saya bocor dan bawaan waktu kecil umur saya sekarang 29 th. lalu dr bertanya apakah saya sudah menikah saya jawab sudah dan sudah memiliki satu orang anak yang dilahirkan secara normal dokter tersebut lalu bingung kok punya penyakit jantung tapi bisa memiliki anak saya sudah memeriksakan ke 3 atau 4 orang dokter untuk lebih jelasnya sampai sudah melakukan segala macam tes hingga ingin berobat ke luar untuk lebih pastinya. jawabannya dokter yaitu operasi. apakah dengan operasi tersebut saya bisa sembuh??????

    Balas
  • 21. Iin  |  Oktober 19, 2009 pukul 3:11 am

    Saya juga punya anak, sekarang umur 3 tahun, mengalami jantung bocor ASD 3mm dan VSD 7 mm, saya baru tahu saat anak usia 11 bulan, alhamdulillah sekarang yang ASD sudah nutup dan yang VSD sudah nutup separo, alhamdulilah, semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, kesabaran dan mukjizat pada kami sekeluarga. Amin.

    Balas
    • 22. sri  |  Februari 5, 2011 pukul 4:35 am

      diberi obt apa bu<bs menutup kembali.kebtlan ank sy 11 bln jg divonis jtg bcr(vsd 5 mm)tp kt dokter satu2 y jln operasi.cm saya tkt.apa ada obt lain selain operasi.

      Balas
  • 23. sri kustantini  |  Oktober 19, 2009 pukul 3:49 am

    anak saya skrg sudah 7 tahun sejak lahir mengalami vsd 3mm,apakah satu 2nya jalan dgn operasi?

    Balas
  • 24. eja  |  November 2, 2009 pukul 5:22 am

    mbak lin, boleh saya tanya lebih jauh ? karena anak saya juga mengalami kebocoran VSD 7 mm, baru seminggu yang lalu ketahuan. saya bisa contact mbak dimana ? email saya : the_lemon2@yahoo.com
    thanks ya mbak

    Balas
  • 25. GAMAT Obat JANTUNG BOCOR  |  November 6, 2009 pukul 6:24 pm

    Bila ada masalah dengan jantung bocor, silahkan klik nama saya (GAMAT Obat JANTUNG BOCOR). Telp: Sridwi 0811849247.
    Atau lihat http://obatgamat.blogspot.com
    Terima kasih

    Balas
  • 26. Cah Angon  |  November 7, 2009 pukul 12:35 am

    Untuk mengatasi jantung saya akan searing atau membagi informsi buat anda.
    Kalau anda memiliki keluhan tentang Jantung:
    1. Jantung Coroner.
    2. Klep Jantung Bocor,
    3. Nyeri Jantung.
    4. Lemah Jantung.

    Sementara untuk biaya pengobatan Jantung sangat mahal.Kami akan memberikan Solusi untuk mengatasi masalah jantung anda.
    Dengan Terapi Herbal khusus Jantung.
    Sudah Banyak Pasien kami yang sembuh dari permasalahan jantungnya.
    Herbal ini 100 % terbuat dari herbal tumbuhan alam dari hutan kalimantan.
    Berupa Kapsul herbal.Nama Ramuan tersebut adalah : CANBOAT
    Kalau anda ingin sehat Jantungnya silahkan hubungi kami di :
    email :meddiaherbalsemesta@yahoo.co.id
    Telp.0274-556 740 /085868095555
    Alamat : Jl.Bimokurdo GK.I / 602 A sapen .Yogyakarta.

    Balas
  • 27. ferry  |  November 10, 2009 pukul 4:39 pm

    anak saya baru lahir 2mg,katanya ada kebocoran di vsd nya?
    apa bisa sembuh?
    bagaimana cara yg terbaik yg hrs saya lakukan?
    mohon informasi ,tks

    Balas
  • 28. ferry  |  November 10, 2009 pukul 4:42 pm

    anak saya baru lahir 2 mg,katanya ada kebocoran di jantungnya (vsd).
    bgmn hrs saya lakukan?
    mohon bantuannya? tks gbu
    (ferry01@allianzlife.co.id)

    Balas
  • 29. gesriadi  |  November 15, 2009 pukul 7:39 am

    ponakan saya umur5 th kelainan jantung bocor dan pembulu arah bilik kiri dan kanan jantung bersatu. ada pengobatan selain operasi dacter sebap operasi biaya nya terlalu mahal dan kami tidak sangup makasih…

    Balas
  • 30. trisna  |  Desember 5, 2009 pukul 12:20 pm

    setahu saya jika ada kelainan jantung biasanya disertai telapak tangan keluar keringat dingin..telapak kaki juga mengeluarkan keringat..

    saya juga baru menjalani operasi jantung 1 tahun lalu disebabkan kelainan jantung yang pada umumnya dalam bidang kedokteran dibilang “ASD”.

    apa ada yang tahu setelah operasi jantung ada pantangan makanan apa saja yang tidak boleh dimakan?dan sampai berapa lama…

    tq

    Balas
  • 31. Ghea  |  Maret 8, 2010 pukul 3:24 am

    ANAK saya berusia 26hari mengalami jntung bocor,tdk biru,uk 4-5mm jenis VSD.skrg anak sy brumur 6bln lbh dan brat bdnya 7kg lebih, apakah bisa menutup sndiri lubangnya,ato tidak,utk skrg sy blm melakukan echo ulang,sy brobat di alternatif islam dan mengatakan bocor nya ada 3,akan tetapi wktu 26 hri bocornya ada 1,kok skrg jd 3.tetapi sy blm cek echo apakah bnr ato tdk nya ada 3.tolong ksh sy solusi,apakah bs menutup sndri ato tidak perlu operaSI?

    Balas
  • 32. LISTIN YULIA  |  Maret 14, 2010 pukul 12:42 pm

    Anak saya mengalami jantung bocor jenis biru kata Dr wktu di echocardiografi.herannya anak saya sehat,kalo nangis tdk biru,tidak sesak dan jarang batuk.hasil dr echo kmrn mengatakn sbb: tampak PS berat,tampak overriding aorta 50%,tampak VSD Malalignt ment besar,muara V normal,situs solitus AV-VAconcordance,kesimpulannya TOF dg MC GOON 1,89

    Balas
  • 33. LISTIN YULIA  |  Maret 14, 2010 pukul 12:45 pm

    Yang mau say tanyakan dengan ciri ciri tadi apakah anak saya kebocorannya sudah parah mengingat skg usianya 11 bln.bagaimana solusi yg tepat?apakah dia hrs dioperasi?

    Balas
  • 34. LISTIN YULIA  |  Maret 14, 2010 pukul 12:47 pm

    Tolong kasih jawaban saya di alamat yulialistin@yahoo.com…???terima kasih

    Balas
  • 35. edo akbar  |  Mei 3, 2010 pukul 2:47 pm

    apakah penderita jantung bocor pada usia 16 tahun bisa d sembuhkan??
    pengobatannya apa perlu dengan operasi??
    tlong kasih jwabannya y..
    saya benar2 mnta tolong..
    blas d email saya..
    edo_akbar_brando@yahoo.co.id
    terimakasih bnyak..

    Balas
  • 36. fuad  |  Juni 4, 2010 pukul 2:05 am

    ponakan saya baru berusia 1 bulan dan didiagnosa menderita jantung bocor, tetapi tidak menunjukan gejala biru. Dari artikel ini saya mengerti apa yang dialami keponakan saya itu nonsianotik atau jantung bocor yang tidak menimbulkan gejala biru (contohnya ASD dan VSD)…
    Dari pemeriksaan dokter ponakan saya ini harus dirujuk ke RS. Harapan Kita..
    Mudah”an Allah memberikan yang terbaik buat keponakan saya ini.,dan buat kakak ku yang sabar ini ujian bagi kita semua keluarga..

    Balas
  • 37. riska  |  Juni 22, 2010 pukul 1:44 am

    mba titien…
    saya sudah tau kalo saya punya jantung bawaan sejak usia 15thn. dulu sempat cek di harkit tapi tidak ada saran apa2 kecuali kontrol tiap 6bulan sekali. aktivitas saya tidak menampakkan kalo punya jantung bawaan (ASD dan VSD). kemarin karena mau melahirkana anak kedua saya ke harkit lagi (setelah 14thun yg lalu terakrie kontrol) dan ternyata saya didiagnosa hipertensi paru (PH) akut. usia saya sekarang 29tahun (sama dong ya). saya sedang berencana mau cek lagi. ohya saya juga sudah cari second opini ke pusat jantung terpadu di RSCM, hasilnya sama hipertensi paru (PH) juga tapi karena dokternya bingung ngeliat saya segar bugar jadi ga berani mendiagnosa PH akut. bisa minta alamat email mba titien?mungkin kita bisa tukar informasi untuk hal ini. terima kasih juga buat pak agus.

    Balas
  • 38. Priyatna  |  Juni 25, 2010 pukul 7:48 am

    saya usia udah 31 thn, menderita jantung bawaan ASD. pertama Dr. Poppi di RS Harkit mendiagnosa Trunkus Arteriosus, tp belakangan oleh dokter jantung di bandung setiap kontrol status penyakit saya ASD -PH.
    apa sih bedanya ASD – PH dengan trunkus arteriosus tadi?
    sejak kecil sampe remaja saya tumbuh normal meski gak bisa kena aktifitas berat (gampang capek), tapi akhir-akhir ini saya sering masuk dan dirawat di RS. setahun kemarin saja sampai 6x, dan sejak januari sampe bulan ini udah 3x. gejalanya batuk sampe keluar darah. dokter bilang itu pecah pembuluh darah di tenggorokan karena varises urat jantung.

    mohon penjelasan..

    email saya di berpelangi@yahoo.com

    Balas
  • 39. Hendy  |  Juli 8, 2010 pukul 9:12 am

    Salam kenal untuk semua, saya baru saja mempunyai bayi yang lahir dengan PJB (Penyakit Jantung Bawaan) dengan Triscupid Atresia, ASD, dan PDA. kondisi bayi waktu lahir dan sampai saat ini masih dalam keadaan normal, tidak mengalami gejala biru, namun bilamana dokter mendengar ritme jantung, maka terdengar bunyi mur-mur.
    Saat ini bayi saya telah melakukan operasi korektif sementara (BTShunt) dimana untuk memberikan jalur dari aorta ke paru-paru. dan masih menunggu hingga umur 1 tahun untuk mendapatkan operasi selanjutnya.
    bilamana ada teman-teman yang pernah mengalami PJB seperti anak saya, saya kira dapat membagi pengalaman-pengalaman yang akan dilakukan ke email saya di hendy@bogor.net

    salam.

    Balas
  • 40. heni nur aini  |  Agustus 8, 2010 pukul 4:44 am

    anak saya menderita penyakit jantung bawaan,vsd sedang dan klep jantung sempit dan juga ada gangguan ditelingan/tuli.selama ini anak saya sehat jarang sakit tapi dokter bilang tetap harus operasi.anak saya lahir prematur dengan berat 1,3 dan sekarang berat nya 8.8 umur 4th.saya dari keluarga tidak mampu,untuk berobat kerumah sakit kami menggunakan maskin tapi yang saya bingungkan sekarang anak saya dianjurkan untuk menggunakan alat bantu dengar,dan harus beli sendiri karena maskin tidak menanggung.tentang jantungnya saya nggak tahu kapan akan dioperasi padahal sudah daftar dari 2006 sampai sekarang belum?jika anak saya tidak usah di operasi apakah berbahaya/membahayakan nyawa anak saya?

    Balas
  • 41. heni nur aini  |  Agustus 8, 2010 pukul 4:50 am

    jika ada yang memberi saran/masukan hub riskafitasakti@ymail.com

    Balas
  • 42. M.malik dinar  |  Agustus 14, 2010 pukul 5:34 am

    semoga aliq senang di sana

    Balas
  • 43. Sugianto  |  Agustus 20, 2010 pukul 8:53 am

    istri saya menderita hipertensi pulmonal sdh 1 tahunan
    bagi yang menderita HP atau mempunyai rekan yg menderita HP bisa saling sharing
    Hub.sugianto.phan@yahoo.com
    Thanks..

    Balas
  • 44. marbun  |  Agustus 30, 2010 pukul 2:00 pm

    anak saya berumur lima tahun, kata dokter jantungnya bocor bawaan lahir dan kata dokter harus dioperasi, apakah ada jalan lain selain dioperasi, karena konsultasi kesalah satu rumah sakit bahwa anak saya harus di operasi dan biaya sangat mahal, dan menurut kemampuan, saya tidak mencukupi,tolong minta informasi cara pengobatan yang praktis tanpa operasi. telp. 081316828357 Terima kasih.

    Balas
  • 45. palgunadi  |  September 18, 2010 pukul 3:03 am

    Anak sy usia 17 tahun, hasilpemeriksaan jamtung. ternyata ada ASD sepanjang 2,98 cm. apakah dapat ditambal dgn cara payung utk ukuran tersebut ? . pemeriksaan di RS internasional srbaya. Trims

    Balas
  • 46. ria rahmadhanty  |  September 29, 2010 pukul 1:44 am

    anak saya berumur 1 thn 8 bln….kata dokter dia menderita jantung bocor,diharuskan kontrol ke Rs harkit….penangan yg hrs dilakukan kt dktr jntgnya memakai sistem payung…
    jika ada yang tahu…berapa biaya seperti itu dan dgn cara operasi biaya nya pun berapa? karna yg saya tahu sakit jntg itu mahal sekali….
    tolong info nya yah….

    Balas
  • 47. nurhayati  |  Oktober 15, 2010 pukul 6:31 am

    anak saya berumur 6thn,dia mengalami jantung bocor yang terdeteksi ketika berumur 1thn….dia sudah mengalami pemeriksaan dan hasil akhir harus d oprasi,ya….karna kami belum merasa siap biaya dan mental untuk oprasi,…maka kami ambil keputusan untuk menjalani pengobatan alternatip,dengan cara pemijatan……Alhamdulillah walaupun belum dikatakan sembuh tapi anak kami keliatannya sehat,dan bisa bermain dengan teman2nya..dengan catatan jangan terlalu cape…….!!!!!

    Balas
  • 48. Hendra  |  Oktober 20, 2010 pukul 7:26 am

    Dengan hormat.

    Saya mengalami batuk darah beberapa hari yang lalu, setelah saya periksakan pd Dr. specialis penyakut dalam dan peru, dan setelah saya melakukan ronsen, dokter mengatakan bahwa paru-paru saya baik-baik saja dan sehat.
    Namun beliau tidak dapat menerangkan penyebab saya batuk darah tsb, beliau hanya bilang masuk angin “kasep”.
    yang jadi pertannyaan saya, apa bener asuk angin “kasep” dapat menyebabkan batuk darah.
    Ataukah saya punya kelainan pada jantung, karna saat saya batuk darah, dada saya nyeri dan jantung saya berdebar-debar.
    Mohon kiranya penjelasaannya dari Pengurus blog ini, dan jika tidak keberatan, penjelasannya kirim juga ke email ini : hendra_typ@yahoo.co.id.
    Thanks

    Balas
  • 49. dhivena leanti ardhan  |  Oktober 26, 2010 pukul 11:48 am

    ya, memang bnar. jantung bocor tidak slalu biru, meskipun sy sdh tdk mengigatnya lg karna sy udah krj. Tapi, saudara sy pernah mengalaminya…

    Balas
  • 50. zahra  |  Oktober 28, 2010 pukul 7:25 am

    salam..
    apakah penderita jantung bocor bisa di alami oleh orang dewasa?? mohon jawabannya…

    Balas
  • 51. Iin  |  Oktober 29, 2010 pukul 2:34 am

    Mbak Eja, silahkan kontak saya lewat email saya iin_inarni@yahoo.co.id Kita bisa berbagi dan saling menguatkan dalam merawat anak kita. Saya pernah kontak ke email Mbak Eja tapi tdk bisa terkirim. Ok, saya tunggu.

    Balas
  • 52. Iin  |  Oktober 29, 2010 pukul 2:47 am

    Alhamdulillah, karena karunia Allah semata, tepat pada hari ulang tahun Hafidz yang ke 4, Allah memberikan anugerah dan mukjizat, melalui pemeriksaan echo tampak adanya jaringan yang tumbuh pada serambi yang bocor sehingga jantung anakku yang awalnya bocor 7 mm sudah hampir menutup, diperkirakan kurang 2,5 mm. Semoga kami semua diberi kekuatan, keikhlasan dan kesabaran serta senantiasa menjadi manusia yang bersyukur dalam menunggu kesembuhan jantung anakku Hafidz. Alhamdulillah, pujian hanya untuk Allah semata. Terima kasih ya Allah.

    Balas
  • 53. kiki  |  Oktober 30, 2010 pukul 4:02 pm

    saya berusia 19tahun, sejak lahir saya sudah di vonis bahwa jantung saya bocor….tapi hingga saat ini saya ga ngerasain apa-apa, apa yg harus saya lakukan yah?

    Balas
  • 54. Mercy  |  November 13, 2010 pukul 11:04 am

    anak saya usia 8 th,mengalami kebocoran jantung dan plek paru pengobatan 6bln,ia anak yg aktif,selera makany baik tapi berat badany susah naik,setelah usia 8 th ia sering demam dan merasa lelah saat bermain,bila ia lelah dibawah lingkar mata sering biru.apakah anak sy bisa disembuhkan?saya masih awam tentang penyakit ini dan sangat shock dengan vonis dr ini,mohon infonya ya…..

    Balas
  • 55. santhos  |  Desember 5, 2010 pukul 1:39 am

    saya pernah menjalani operasi klep jantung bocor pada usia 15 tahun, sekarang saya berusia 38 tahun, apakah masih ada efek dari klep jantung bocor yang pernah saya derita? Terima kasih

    Balas
  • 56. aluh heni  |  Desember 30, 2010 pukul 1:38 pm

    sy wanita umur 26th 3tn yg lalu sy di vonis dokter mengalami jantung bocor, mengalami pembengkakan pd jantung sblh kiri, setelah sy melahirkan anak pertama kondisi kesehatan saya semakin tidak baik, mudah lelah, jantung berdeba-debar, apalagi setelah marah jantung sy sakit, dan susah bernafas. bagaimana caranya untuk mengatasi jika jantung sy kumat. bisakah jantung sy kembali keukuran semula?? dan bagaimana caranya?? mohon balasannya. Terimakasih email:aluhheniyulianti@yahoo.co.id

    Balas
  • 57. risty  |  Desember 30, 2010 pukul 3:27 pm

    saya wkt bayi mengalami klainan jantung bocor .
    pas wkt SD saya udah d vonis harus oprasi ,
    tp krn wkt itu belum ada biaya , jadii nya tdk jadii ..
    dan saya pun menjaga ksehatan saya agar tidak kecapekan !!
    dan akhirnya sampai saat ini umur saya 17thn , alhmdulillah udah tdk sering sakit di jantung lagii :)

    Balas
  • 58. Desriyani  |  Januari 13, 2011 pukul 4:41 am

    saya seorang ibu usia 30 thn,
    baru baru ini saya di vonis dokter sakit jantung bawaan…
    stelah saya melahirkan anak pertama saya,..
    pertanyaan saya :
    Mengapa sakit nya baru tau setelah saya berusia 30 thn padahal sebelumnya saya tidak pernah merasakan skt jantung dari saya kecil?

    Balas
  • 59. Anita  |  Januari 19, 2011 pukul 2:23 pm

    saya seorang ibu satu org anak usia 29thn,
    saya divonis dokter sakit jantung bawaan saat saya hamil 8bln sampai melahirkan dan skrg anak saya usia 21bln,saya disarankan oleh dokter yg saya kunjungi untuk operasi tp sampai skrg saya msh takut,waktu saya periksa echo cardiography tgl.31 des 2009 saya menderita VSD dgn diameter 1.0cm.
    Pertanyaan saya :
    1. Apakah bisa menutup sendiri tanpa tindakan operasi?
    2. Apakah dgn operasi bs sembuh? sebab skrg kondisi tubuh saya sangat rentan terhadap penyakit seperti flu,batuk,dllnya serta kondisi tubuh yg gampang capek,dan brp biayanya?

    Balas
  • 60. isye  |  Januari 24, 2011 pukul 4:02 am

    saya mau tnya sama mba iin,apa anaknya nggak di operasi trus ada terapi obatnya,slnya kan bocor di jantungnya menutup sendiri,,,trus gimana cara merawat anak yg ada jantung bocor seperti anak mba iin……?

    Balas
  • 61. riska  |  Januari 24, 2011 pukul 4:33 am

    penanganan penyakit jantung bawaan di harapan kita menurut saya saat ini sudah cukup bagus. beberapa kali saya kontrol, saya ngobrol2 dengan sesama penderita terutama yang sudah menjalani operasi, mereka juga menyatakan hal yang sama. mengenai biaya, ini berdasarkan pengalaman pasien juga, pemerintah sangat care dengan penyakit jantung bawaan ini. jamkesmas bisa dijadikan alternatif bagi pasien yang tidak mampu, atau askes bagi PNS. Pada awalnya mungkin agak ribet…tapi selanjutnya mudah kok. Teknisnya bisa ditanyakan ke bagian informasi di harapan kita, termasuk perkiraan biayanya.
    semoga membantu…

    Balas
  • 62. Epong  |  Januari 24, 2011 pukul 7:16 am

    untuk teman-teman yang memiliki pengalaman ttg PJB dan ingin berbagi informasi silakan gabung di FB Group http://www.facebook.com/home.php?sk=group_163897726991924

    semoga bermanfaat.

    Balas
  • 63. Listin yulia  |  Januari 27, 2011 pukul 12:43 pm

    Alhamdulillah anakq skg sudah selesai oprasi.dia skg da mlai aktif dan bnyk maem n mi2k susu.pdhl oprasinya baru 2bln lalu.alhamdulillah dia sehat n saya diberi kepercayaan allah untuk bisa ngrawat dia.trima ksh kepada prof paul n tim dr di RS Dr Soetomo yg sudah brhasil ngoprasi anak saya

    Balas
  • 64. septiningsih  |  Januari 28, 2011 pukul 3:03 pm

    banyak kasus jantung bocor pada anak maupun dewasa yang tidak bisa tertangani dengan baik dikarenakan biaya operasi yang sangat mahal.hanya ekonomi gol tertentu aja yang bisa menjalani operasi.anaku sampe sekarang berumur 10 tahun belum bisa operasi padahal anaku menderita dari umur 28 hari.pertumbuhan fisiknya juga terhambat.adakah yang bisa bantu ?

    Balas
  • 65. Iqma  |  Februari 6, 2011 pukul 3:39 am

    sy termasuk penderita jantung bocor dg jenis VSD,
    org tua sy sendiri dg sy tdk tw klu sy menderita penyakit ini.bahkan tdk percaya ketika dokter mengdiaknosa klu sy menderita VSD sebab usia sy sdh 17 thn.keseharianku seperti anak normal pada umumnya.dan sama skali sy tdk merasakan hal-hal yg mengganjal dr dlam tubuh sy.apalgi sy paling senang dg perjalanan jauh dg menggunakan bermotor, bahkan klu bermain bysanya tidak ingat waktu…dan akhirnya sy di rujuk di PUSAT JANTUNG NASIONAL HARAPAN KITA.
    Sulit d percaya,akhirnya tgl 21-01-2011 sy harus d oprasi.
    D bawah tanganan Prof,Ganesha…
    Dan Alhamdulillah,sebelum sholat Jumat oprasi slesaii dan brjalan lancar.
    Walaupun sy tdk tw perubahan apa yg terjadi sebelum dan sesudah oprasi.,,
    ketika sy berfikir,mmg spertinya lebih nyaman sesudah oprasi…
    Terimaksih Ya Allah,terimaksih atas kesembuhan ini.
    Terimakasih jg sy ucapkan dg Tim bedah,serta tim dokter,dan perwat yg telah membantu dalam penyembuhan penyakit sy ini.
    Terutama bt dr.Hatta yg menjadi stimulus kuat bt sy.terimakasih banyak…

    Balas
    • 66. riska  |  Februari 7, 2011 pukul 12:48 am

      mba iqma saya juga punya VSD, dokter sudah nyuruh operasi tapi saya belum pas waktunya…boleh minta alamat email ato FB?biar bisa share ttg pengalaman pasca operasi ato tolong add FB saya di ibulila@gmail.com …terima kasih.

      Balas
    • 67. marisi matondang  |  Februari 13, 2012 pukul 3:52 am

      Bisa minta no kontak nya pa,saya juga penderita vsd

      Balas
  • 68. ade pengen jadi suami  |  Maret 2, 2011 pukul 1:02 pm

    saya belom punya anak,,..

    Balas
  • 69. azrhie  |  Maret 22, 2011 pukul 5:16 am

    saya punya adik brumur 1 bulan 20 hri, dia diagnosa menderita kebocoran pda jantungnya, terdpat 4 lubang pada jantungnya. Setiap dia menangis atau buang air besar seluruh badannya biru. Sewaktu ibu saya hamil dia sering mengkonsumsi kopi.
    Yang mw saya tanyakan apakah kopi merupakan penyebab dan apakah dia bisa bertahan tanpa operasi mengingat kami tidak mempunyai biaya untuk operasi. Apakah bayi yang menderita jantung bocor mempunyai susu formula khusus untuk penderita jantung.terima kasih.

    Balas
    • 70. riska  |  Maret 23, 2011 pukul 9:36 am

      salut untuk adik azrhie yang sangat sayang dan peduli dengan adiknya…mengenai pertanyaan azrhie, sepertinya pengaruh kopi dan operasi itu dokter yang bisa jawab. saya mau coba jawab yang mengenai susu formula. walau bagaimanapun ASI (air susu ibu) adalah yang terbaik buat bayi….seperti apapun kondisi bayi. ASI itu anugrah jadi kandungannya juga sudah disesuaikan olehNya sesuai kebutuhan bayi. kalo adiknya tidak bisa menyusu langsung ke ibunya….ibu bisa memerah atau memompa ASI kemudian diberikan ke bayi dengan cara disuapi dengan sendok. demikian…maaf jika tidak membantu.

      Balas
  • 71. rafdina  |  Maret 22, 2011 pukul 1:26 pm

    berusia 9 bln anaku didiagnosa mnderita kelainan jantung bocor. Aku ingin tau bgaimana penanganannya.

    Balas
  • 72. mangasis  |  April 15, 2011 pukul 9:36 am

    Anak sy jg usia 8,5 thn batuk 3 bln tdk sembuh , dr anak rujuk ke dr jantung, hsl mnrt dr bocor jantung bawaan, Lalu sy bingung selama ini anak sy tumbuhnya normal tdk gampang capek jarang sakit. Renc Sabtu 16 April 2011 sy mau konsul ke harkit.
    Melihat kondisi anak sy yg setiap hr normal saja, jk tdk operasi efek apa yg akan dialami stlh dewasa?. Apakah memang hrs operasi. Dan mnrt dr jantung di salahsatu rs katanya skrng tdk perlu operasi di bedah bisa dgn cara seperti kateter. apakah memang benar

    Balas
  • 73. DAVINADAVID  |  April 18, 2011 pukul 10:04 am

    Anak sya berusia 5 bulan, mempunyai penyakit jantung bocor. Tetapi perkembangan si bayi cukup meningkat untuk tanda biru-biru dtubuh si bayi tidak kelihatan, memang udah berapa hari ini sedang mengalami batuk & pilek. Sempet untuk di rujuk rumah sakit jakarta.
    Yang saya pertanyakan apa si bayi, Apakah dengan cara terapi / dengan cara lain….?
    Tolong Balas. Trim`s.

    Balas
  • 74. s.hilda ardian  |  Mei 23, 2011 pukul 7:03 am

    anak saya berusia 5 1/2 thn. Sejak usia 3 1/2 thn dia batuk dan flu terus, sebentar sembuh kemudian batuk & flu lg. Selang berapa lm kemudian dia sesak nafas. Sampai sekarang dia terus batuk, flu & sesak nafas bila udara dingin & kecapean. kt dr paru anak sy mengidap asma tp ada dr anak yg blg anak saya mengalami jantung bocor. Saya bingung hrs bagaimana…. Tlng lah saya……

    Balas
  • 75. mencari keajaiban  |  Juni 12, 2011 pukul 1:46 am

    20 tahun aku hidup diluluh lantahkan tak brdaya oleh penyakit bocor jantung.Umur 1 tahun aku diponis bocor jantung di salah satu dokter ditangerang.Sangatt triris rasanya ak dengar kata2 dokter krna ak dan orang tuaku hanyalah kluarga sederhana.Smua obatt tradisional mau pun obat alternative tlah ak rasakan.operasi???rasanya itu adlh pilihan trakhir dan tak mungkin ak jalani.krna ak dr kluarga tak mampu ak hanya tinggal menunggu detak jantungku terhenti (ketika ak pesimis).buat kalian dan ibu yg anaknya sembuh brsyukurlah.!mksd ak brcerita disini mdh2n ad malaikat yg bisa menolong.
    Add fb: Elnino Renovatio
    email dan fb: dhanielnino@yahoo.com
    terima kasih
    Dhani

    salam

    Balas
    • 76. rinnayant  |  Juli 25, 2012 pukul 4:43 am

      saya jga penderita jantung bocor ..
      20 tahun sudah bergulat sama penyakit ini ..
      sampai.sampai saya merasa minder saat ada pelajaran olahraga yg mengharus’kan saya untuk lari ..
      pe saya tidak d perbolehkan ikut lari ma guru namun berhubung ada seorang temandt yang mengejek saya dy berkata “koq enagh banged jadi mue rin, akku ea mw kgag lari pe dapat nilai” dari kata.kata ini saya mencoba untuk lari meskipun nihil sampai sekarang saya tag isa lari karna sakit ini klw capeg biru itu akan datang hingga pingsan ..
      saya d vonis tidak isa bertahan namun dokter salah ..
      sampai pada saat ini saya masih isa menghirup udara segar ..

      buat para orang tua yang anagh’nya menderita sama sepert saya jgan bersedih ..
      berserahlah pada TUHAN ..
      Rencana TUHAN itu indah

      Balas
  • 77. ROBINA  |  Juni 28, 2011 pukul 1:08 pm

    saya penderita penyakit jantung bocor,awalnya sich gejala yang di timbulkan adalah batuk yang gak pernah hilang selama berbulan-bulan.setelah itu kalau saya makan kenyang di dada tetapi perut masih lapar,terus sering ngilu di jantung,setelah itu muntah darah.

    Balas
  • 78. ROBINA  |  Juni 28, 2011 pukul 1:12 pm

    saya penderita penyakit jantung bocor,awalnya sich gejala yang di timbulkan adalah batuk yang gak pernah hilang selama berbulan-bulan.setelah itu kalau saya makan kenyang di dada tetapi perut masih lapar,terus sering ngilu di jantung,setelah itu muntah darah.

    terima kasih yach mohon do’anya supaya saya cepat sembuh

    Balas
  • 79. riza  |  Agustus 11, 2011 pukul 10:30 am

    anak saya berumur 1.5 bln, diperiksa sama dokter jantung dinyatankan ASD bocornya 6 mm, apakah anak saya bisa sembuh???/, saya mohon penjelasannya, saya hanya berharap semoga ada mukjizat dari allah….aminnnnnnn

    Balas
  • 80. bunda andra  |  September 4, 2011 pukul 3:49 am

    Mohon informasinya, bayi saya saat ini berusia 14 hari dan terdeteksi ada bocor jantung VSD seukuran 3 mm, apakah lubang tsb bisa menutup dengan sendirinya?

    apakah ada cara-cara lain supaya lubangnya bisa menutup tanpa jalan operasi atau pemasangan alat payung?

    Apakah dampaknya jika lubangnya tidak bisa menutup?

    Terima kasih,

    Balas
    • 81. yenny  |  Juli 5, 2012 pukul 2:46 pm

      hii bunda andra, salam kenal.

      boleh kita saling bagi informasi, anak saya juga di vonis VSD, boleh minta email bunda untuk saling berbagi. thx

      Balas
  • 82. asep  |  Desember 16, 2011 pukul 2:59 am

    saya berusia 37 thn, dan saya sudah mengalami operasi batu empedu dan sudah tidak mempunyai empedu, akan tetapi saya mempunyai murmur di jantung terdengar oleh si pemeriksa bahkan didengarkan dengan menempelkan kuping didada irama detaknya berbeda dengan yang normal.
    selama ini saya suka merasakan cepat leleh, apalagi kalo menaiki tangga

    akibat apakah saya mengalami seperti itu?
    apakah saya mengalami kebocoran jantung?
    adakah cara pengobatan yang bisa mengembalikan normal?

    Terima kasih,

    Balas
  • 83. IIN SARINDRA  |  Mei 25, 2012 pukul 5:45 pm

    Saya mau tanya informasi
    Anak saya sejak lahir divonis dokter mengalami PJB di VSD sebesar 9mm, termasuk yg nonsionik
    Awalnya badan bercak-bercak (mnrt orang dulu katanya semutan, krn bisa jadi gendut), pdhl mnrt dokter ini efek dr PJB, suara desir jantung berisik, detak jantung cepat, nafas terdengar spt batuk riak didalam
    Lalu saya dianjurkan konsultasi ke dokter ahli PJB di kota saya, selama 6bulan, diberi obat jantung, ada 3mcm, lasix, dll
    Saat ini usia 10bln, stlh di eco k2, mnrt dokter tdk ada kemajuan, msh sama, lubang VSD 9mm, maka disarankan untuk dioperasi
    Saya masih bingung, belum bisa mengambil keputusan? Mohon bantuan langkah apa yg hrs saya ambil?
    Saya td membaca ada obat , namanya jelly gamat dan spirulina, apakah ini bisa menyembuhkan (spt testimoni yg dicantumkan)?
    Saat ini usia 10bln, berat 8,4kg, panjang 80cm, kl keseharian susu bisa sktr 800-1000cc, kl bubur msh 1xsehari, aktivitas jg aktif, nafas sdh tdk berisik lbh tdengar normal, sering berkeringat terutama bagian kepala,

    Kiranya dari penjabaran diatas, saya mohon dapat dibantu informasinya, saya sangat membutuhkan bantuannya, saya sangat mengharapkan balasannya segera. Terima kasih.

    Balas
    • 84. yenny  |  Juli 5, 2012 pukul 2:42 pm

      hii ibu iin, anak saya skrg 3 bln jg divonis VSD sktr 5mm, sejau ini kata dsanya blm perlu diksh obt, cma dlm waktu dkt akan eco ulang liat kondisi stlh 3 bln. Miris ya dgr anak kita divonis begitu tapi harus dihadapi, salah satunya ya saling berbagi informasi.
      ibu iin di kota mana tinggalnya?saya di jakarta

      Sejau ini anak saya kuat pinter nyusunya, usia 3 bln kurang seminggu sudah 7kg, waktu msh blm sebulan memang klo nyusu spt terengah-engah tapi saya ya positif thinking aja bahwa bayi memang begitu karna masih adaptasi, tp skrg nafas juga keliatan normal ya.

      saya juga berharap dari situs ini mendapat informasi seputar PJB, karna kalo harus operasi saya juga msh bingung.

      email saya yenny_pangestu@yahoo.com (jika ingin berbagi informasi)
      thx yaa

      Balas
      • 85. mirwana  |  April 13, 2013 pukul 4:09 am

        Ibu yenny anak sy jg mngalami hal serupa dgn ibu usianya skrg 2bln tp brt bdn br 4kg napasx sesak sehingga mnum susu sngt sulit sekali.
        Dia diagnosa dr mngalami jantung bocor dan hrs sgera [d̲̅i̲̅] operasi sementara sy bingung dgn biaya Ɣªňɡ cukup mhl
        Tolong berbagi info seputar Ɣªňɡ dialami dan perkembgn ank ibu skrg. Terimakasih

  • 86. yudi Mulyadi  |  Juli 12, 2012 pukul 4:53 am

    Putra saya berusia 2 bln jalan, menurut dokter pertama periksa ada kelainan jantung/bocor, sedangkan kita cek lagi ke dokter kedua dinyatakan gak apa2. berat badan anak saya dari pertama lahir 3.5 kg usia 1 bulan 5.5 kg sampi saya menulis pesan ini jadi 7,2 kg apakah benar anak saya ada kelainan jantung/bocor? minta balasanya . terima kasih sebelumnya. Email saya Yudi.mulyadi6672@yahoo.co.id

    Balas
    • 87. hartono  |  Oktober 17, 2013 pukul 2:11 am

      Bu apa anaknya udah sembuh?
      Dan apa obatnya yg tanpa oprasi

      Balas
  • 88. nani uly  |  Januari 6, 2013 pukul 10:34 pm

    Saya mempunyai penyakit jantung bocor dari kecil. Ckrg umur saya 24 thn. Kemarin saya baru pulang dr rmh skt karna saya muntah darah banyak skali. Dlu wktu SMP saya prnh muntah darah cm 2 kali. Trs baru kmrn lulus kuliah saya muntah darah lg smpe 2 kale jg. Apakah itu sudah berbahaya ato gmn?? Aq butuh jawaban sebenarnya.. Tolong yaa?

    Balas
  • 89. Wanda  |  Januari 18, 2013 pukul 7:15 am

    saya mau bertanya penyakit Pengertian jantung Bocor Type MS itu apa ya?
    tolong dijawab.

    Balas
  • 90. nanang dwi widi yanto  |  April 12, 2013 pukul 3:19 am

    anak saya usia 4 bln mengalami vcd waktu echo 1 pada usia 4 hari ukurannya 6 mm tetapi echo ke2 anak saya umur 4 bln malah bertambah besar menjadi 1,3cm.kebocorannya ini apakah harus dilakukan operasi segera atau tidak? mohon jawabannya dan terimakasih banyak

    Balas
  • 91. Yenny  |  Mei 18, 2013 pukul 3:20 pm

    saya kaget waktu periksa sikecil ke dsanya, karena stlah usia 4 tahun ini baru dsanya bilang kalau anak saya mengalami pjb, saya langsung nangis, saya kaget, memang anak saya dari kecil sulit makan, minum susu, dan sering sekali berkeringat meskipun dimusim hujan dan badannya sulit sekali naik, nanti naik bentar aja turun lagi,…. dokter menyuruh saya untuk periksa ke jakarta atau surabaya karena di daerah kami tdk ada alat pemeriksaan. kata dsanya…. lubang dijantungnya tdk lebih dari 2mm……….. apakah pjb ini akan berpengaruh sampai dewasa…… dan apakah bisa menutup sendiri…….terimaksih atas sharingnya…..

    Balas
  • 92. fatimah  |  November 4, 2013 pukul 2:31 pm

    dok anak saya waktu lahir biru semua dan berat badAnya 2,3 kl
    sekarang 6,5 kl kuku jari kaki dan tangan biru macam mana jalan kita tempuh dok?

    Balas
  • 93. sandra  |  November 11, 2013 pukul 6:48 am

    saya ibu yg bru melahirkan anak sy skrg berumur 1,5 bulan , anak sy penderita down syndrom , dan punya kelainan jantung . mohon info untuk biaya echo di rumah sakit jantung harapan kita bisa menghabiskan brp ?

    Balas
    • 94. Permas  |  November 16, 2013 pukul 12:40 pm

      Saya pernah bertanyak ke Rumah Sakit Harapan Kita, Pendaftarannya sekitar Rp 120rb untk echonya sekitar 400rb

      Balas
  • 95. fitriyani  |  Desember 27, 2013 pukul 6:58 am

    Anak saya berusia 6 tahun 4 bulan dan 2 bulan yqng lalu baru ketahuan terdeteksi ada 3 kebocoran pada jantungnya. Kami tinggal di jayapura papua. Saat ini anak saya hanya mengkonsumsi obat dari dokter jantung. Mohon bantuannya apa yang harus sy lakukan

    Balas
  • 96. yetty  |  Februari 11, 2014 pukul 6:23 am

    Anak sy jantungnya bocor d Tampak ASD dgn Tampak VSD. Trus anak sy bibirnya jg sumbing tapi tdk mengenai gusi dgn langit2.pertanyaan sy apakah anak sy bs menjalani operasi bibir sumbing.meski jantungnya bocor?

    Balas
  • 97. merry  |  April 21, 2014 pukul 5:22 am

    pd saat bayi itu lahir dgn bb 3,2 kg bidan dan dr mengatakan si bayi normal tapi 1bln kemudian bayi sering mengalami munta dan akhirnya bb bayi menurun dan bayi setiap menngis si bayi kuku dan bibirnya mjd biru sampai 1 bln si bayi bawah ke RS dan akhirnya dokter bilang si bayi mengalami penyakit kelainan jantung tapi DR bilang pd orang tuanya si bayi tdk bisa di operasi krn BB bayi sgt mnurun . dgn menangis org tuanya meminta mohon kpd DR agar bayibisa dpt perawatan. sygnya tdk srg DR yg bisa.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Halaman

Tulisan Terakhir

Blog Stats

  • 23,652 hits

Iki potoku

VISA_Index resize

1947448_10201859189466111_623895367_n

10174817_10201859206266531_788020610_n

More Photos

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: